BULLY ! hal ini sering banget kita saksikan di sinetron anak
remaja,dan aku pernah menjadi
pelakunya,tapi hal itu agak jarang kulakukan,itupun hanya pada saat terjadi
konflik aja masa sd,dan nggak terpusat pada 1 anak tetapi secara bergiliran
,tak jaran akupun jadi korbannya cuman tak sesakit yang akan ku ungkap sekarang
!
Jadi seorang anggota
paski itu adalah hal yang kuinginkan semenjak kelas 1 sma dan saat kelas 3 sma
aku diberi kesempatan maka aku mencoba memamfaatkannya sebaik mungkin dan
alhamdulillah bisa lolos meski cuman tingkat kabupaten..dan dari sinilah aku
mersakan pahitnya di “BULLY”hal yang nggak pernah aku bayangkan sebelumnya.
Sebenernya sih cerita ini membuka luka lama (lebay kumat)
tapi,ngak papalah buat dishare.
Masa itu,aku menjadi anak paling pendiam diantara
peserta,sangat amat bertolakbelakan dengan aku saat dilingkungan sekolah yang
ngak pernah bisa berhenti komat-kamit :D (penyakit).
Tapi,itu semua terjadi karena aku berada di lingkungan yang
sama sekali ngak bisa aku adaptasi,ngak tahu kenapa aku merasa mereka itu ngak
bisa terlalu menerima keberadaan aku.mungkin karena aku culun,cupu dan sebagainya.ya
okelah itu mungkin alasan utama.
Oke.kembali kecerita.hari demi hari aku lewati dengan diam
dan sok jaim banget.setiap mereka semua lagi ngumpul ngerumpi ,aku memilih
untuk menyendiri .mereka fikir aku menghayal.padahal sih,menghitung hari setelah hari ini kami akan diliburkan lebih
dari sepuluha hari .itu artinya aku bisa hidup tenang untuk sementara waktu.dan
hal itu berulang stiap harinya.kayak kaset rusak.
Oh,yah berdasarkan penelusuranku semua bully ini berawal
dari satu titik sekaligus pemicu semua kejadian yang aku alami.Dia adalah
seorang anak laki-laki yang entah apa motivasinya hingga hobbynya saat itu
adalah ngebully aku tiap hari.dan hal itu diikuti pula oleh sebagian
teman-teman yang lain baik itu cowok maupun cewek.aku sih, sesekali coba
membela diri tapi itu ngak berhasil untuk mengubah keadaan jadi yah,jalanin aja
dah.dan jangan pernah menanyakan apa rasanya ? SAKITNYA ITU PAKE BANGET !!!seandainya
hati aku punya nyawa dia bakalan lompat dari badan aku dan langsung melapor ke
KOMNASHAH (KOMISI NASIONAL HAK ASASI HATI ) saking sakitnya itu.
Kembali pada biang masalahnya,aku sendiri ngak habis fikir
kenapa sih di suka banget gangguin aku,padahal aku merasa ngak pernah gangguin
dia,sapa dia aja ngak pernah apalagi ngobrol.jadi apa coba sebabnya ???? tanya
langsung sama orangnya deh .
Soal apa aja ,kata-kata yang dia ucapin sama aku udah
terlalu banyak sampai ngak bisa aku ingat semuanya.yang aku ingat cuman cara
dia meragain gaya gerak jalan aku yang melampaui Zazkia gotik dan lebih sakitnya seringkali
direplay sama teman cewek se genknya.dan yang aku lakuin cuman bisa ngelus
dada.”semuanya akan berakhir” ucapku dalam hati.
Hingga akhirnya ,malam perpisahan tiba.seandainya aku punya
aku bisa menutup mata dan telinga semua orang saat itu,terus aku jingkrak-jingkrakan
saking senangnya,maka hal itu akan kulakukan dengan segera.tetapi itukan
seandainya L.
Acara hiburan digelar oleh para pelatih dan
kakak-kakak.sebagian peserta lain, naik panggung untuk bernyanyi atau sekedar joget maklum
hadiahnya duiy mamen.dan si biang kerok satu ini juga naik nih,jangan tanya
bagaimana ekspresiku.aku memilih duduk sambil bersandar maklumlah selain hal
ini bener-bener ngak menarik minat aku .aku juga kelelahan dan ngantuk
pula.sebuah masalah yang kompleks bukan ?
Pertunjukan semakin meriah ,sesekali aku bangun untuk
sekedar menyaksikan dan tak kusangka seseorang menarik tanganku.OMG ternyata
dia lagi,lagi,dan lagi. Bersama dengan temanku yang lain,dia memaksaku untuk
naik.dan hal itu tentu saja aku tolak meski dengan senyum.selain karena ngak PD
aku memang ngak terbiasa dengan hal seperti ini.setelah hal ini,aku kemidian
pindah lagi kesalah satu tangga menuju lantai dua ,tidak jauh dari tempat
dudukku tadi.dan kejadian yang sama terulang dia menarikku lagi.dan reaksi yang
sama aku menolak.
Setelah beberapa jam.akhirnya semuanya berakhir kami
dibolehkan untuk beristirahat,hingga pada pagi harinya.”saatnya untuk perpishan”hari
yang telah kutunggu-tunggu.antara peserta saling berjabat tangan.tak terkecuali
aku dan para pembullyku ini,yang aku syukuri sebagian mereka meminta
maaf.yah,sebagaimanusia kita wajiblah memaafkan walau itu berat !
Dan jangan pernah tanya apakah si troublemaker satu itu
meminta maaf ?tentu tidak ! malahan perpisahan dia akhiri dengan bully
again.jujur aja peristiwa itu mungkin akan membekas dihidup aku buktinya untuk
memaafkan mereka aja aku butuh waktu 2 tahun (ini real ngak lebay)
sampai-sampai aku memang mencoba mengubur semuanya. hingga saat ini, aku lupa
nama-nama mereka. Tapi ya udahlah,mungkin ini krikilnya hidup anggap saja ujian
buat naik tingkat yang penting sekarang semuanya udah berakhir dan ngak bijak
kalau aku masih menaruh amarah,tuhan aja memaafkan apalagi kita ciptaannya.
Anyway,jujur aku ngak pernah nyesel masuk organisasi itu.malahan
aku bangga banget bisa ketemu sama pelatih dan senior yang banyak menginspirasi
hidupku.
So thaks buat for
everythingJ